BONTANG – Orang tua calon murid yang akan mendaftarkan anaknya ke jenjang SMP Negeri di Kota Bontang diminta memastikan seluruh berkas persyaratan telah lengkap sejak dini.
Salah satu dokumen yang wajib disiapkan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 adalah sertifikat atau surat keterangan kemampuan membaca kitab suci.
Persyaratan ini menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran yang seluruhnya dilakukan secara daring. Jika tidak dilengkapi, berkas calon siswa berpotensi tidak dapat diverifikasi oleh panitia sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa ketentuan tersebut telah diatur dalam Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB 2026.
“Sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan, calon murid baru SMP wajib melampirkan surat keterangan atau sertifikat yang menyatakan mereka mampu membaca kitab suci,” ujarnya.
Ia menerangkan, ketentuan ini berlaku bagi seluruh calon siswa dengan menyesuaikan agama masing-masing.
Bagi peserta didik beragama Islam, diwajibkan melampirkan bukti kemampuan membaca Al-Qur’an. Sementara untuk pemeluk agama lain seperti Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, persyaratan tersebut disesuaikan dengan kitab suci masing-masing.
Menurutnya, dokumen tersebut akan menjadi salah satu bahan verifikasi panitia di tingkat sekolah sebelum menentukan kelulusan administrasi.
Karena itu, Disdikbud mengimbau agar orang tua tidak menunda pengurusan sertifikat tersebut, mengingat waktu pendaftaran relatif singkat.
Sebagai informasi, pendaftaran SPMB SMP Negeri jalur reguler yang meliputi domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Juni 2026.
Dengan sistem pendaftaran berbasis online, seluruh dokumen harus sudah dalam bentuk digital saat diunggah ke sistem.
“Kami mengingatkan agar semua berkas dipersiapkan lebih awal. Jangan menunggu mendekati penutupan pendaftaran untuk menghindari kendala teknis,” jelasnya.
Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik sejak dini, khususnya dalam aspek spiritual.
“Hal ini selaras dengan visi Kota Bontang dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat,” pungkasnya. (adv)
![]()







