BONTANG – SMP Negeri 7 Bontang kembali menghadirkan inovasi pembelajaran dengan menyiapkan kegiatan kokurikuler berbasis praktik lapangan.
Kali ini, siswa kelas 7 dijadwalkan akan mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Bontang Lestari pada Mei mendatang.
Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami materi pengelolaan sampah secara teori di kelas, tetapi juga melihat langsung prosesnya di lapangan. Mulai dari tahap pemilahan hingga pengolahan akhir, seluruh alur akan diperkenalkan kepada siswa.
Kepala SMP Negeri 7 Bontang, Norhayati, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari penguatan edukasi lingkungan di sekolah. Menurutnya, pembelajaran langsung akan memberikan pengalaman yang lebih melekat bagi siswa.
“Kokurikuler ini kami siapkan dengan tema sampah. Rencananya siswa akan kami ajak ke TPA agar bisa melihat langsung bagaimana proses pengelolaannya,” ujarnya.
Sebelum turun ke lapangan, pihak sekolah juga telah membiasakan siswa untuk memilah sampah di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan agar mereka memiliki pemahaman dasar sebelum melihat praktik secara langsung di TPA.
Dengan pembiasaan tersebut, siswa diharapkan mampu memahami keterkaitan antara kebiasaan sehari-hari dengan dampaknya terhadap lingkungan.
“Insyaallah mungkin minggu depan, atau bulan depan, di bulan Mei kami laksanakan ke lapangan untuk kelas 7,” jelasnya.
Norhayati menambahkan, kegiatan kokurikuler di SMP Negeri 7 Bontang bersifat tematik dan menyesuaikan dengan momentum tertentu.
Sebelumnya, pada Oktober 2025 lalu, sekolah juga telah mengangkat tema kebhinekaan yang bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa.
Melalui berbagai tema tersebut, sekolah berupaya membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.
“Harapannya siswa bisa lebih paham dan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam hal pengelolaan sampah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, mengapresiasi langkah SMP Negeri 7 Bontang dalam mengedukasi siswa terkait pengelolaan sampah sejak dini.
“Ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan,” pungkasnya.(adv)
![]()







