Potretkata.co, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendorong pelaksanaan rapat secara daring dalam mendukung Work From Home (WFH). Teknologi dimaksimalkan untuk mendukung kinerja ASN.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengatakan bahwa rapat hybrid menjadi pilihan utama. ASN dapat berkoordinasi tanpa harus hadir secara fisik.
Selain itu, perjalanan dinas juga dibatasi. Perjalanan dalam negeri dikurangi hingga 50 persen. Sementara perjalanan luar negeri dibatasi hingga 70 persen. Langkah ini untuk menghemat anggaran.
Sudi menyebutkan bahwa efisiensi menjadi tujuan utama. Anggaran dapat dialihkan ke program prioritas.
Selain itu, penggunaan energi di kantor juga diatur lebih efisien. Lampu dan AC digunakan sesuai kebutuhan.
Pemkot Bontang juga mendorong pencatatan penggunaan energi. Data ini digunakan untuk evaluasi.
“Dengan kebijakan ini, WFH berjalan seiring efisiensi. Transformasi kerja menjadi lebih terukur,” katanya, Minggu (11/4/2026).
Kebijakan ini juga diharapkan mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan ASN. Pemanfaatan teknologi tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi menjadi kebiasaan baru yang meningkatkan produktivitas dan fleksibilitas kerja.
“Di sisi lain, pengawasan tetap diperkuat melalui sistem pelaporan kinerja berbasis digital. Dengan begitu, meskipun bekerja dari lokasi berbeda, capaian kerja ASN tetap dapat dipantau secara transparan dan akuntabel oleh pimpinan,” pungkasnya. (Rae)
![]()







