Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, kembali mengingatkan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memanfaatkan sektor-sektor strategis yang ada di kota ini.
Menurutnya, beberapa pos pajak seperti parkir, restoran, dan perhotelan memiliki ruang besar untuk ditingkatkan kontribusinya.
“Kita minta untuk peningkatan di parkir, terus yang kedua, kita minta dari pemerintah ingin ada peningkatan di jasa makan minum, pajak restoran ya,” ujar Rusdi saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Jumat(1/8/2025) sore.
Ia menegaskan, sektor perhotelan juga perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah kota. Menurut Rusdi, dukungan pemkot akan menjadi kunci agar potensi pajak hotel dapat dimaksimalkan demi mendongkrak pendapatan daerah.
“Terus juga, tadi juga pajak hotel, kita minta support,” sambungnya.
Untuk mendorong pertumbuhan PAD, Rusdi menilai Pemkot Samarinda perlu rutin menggelar kegiatan berskala besar yang dapat menarik wisatawan maupun peserta dari luar daerah.
“Jadi supaya peningkatan PAD kita tinggi di bidang itu, kita minta pemerintah, nanti pemerintah kota supaya mungkin sering-sering mengadakan event lah ya,” ucapnya.
Ia meyakini, penyelenggaraan event nasional akan berdampak langsung pada perekonomian kota. Mulai dari tingkat hunian hotel, perputaran usaha kuliner, hingga aktivitas UMKM lokal.
“Event-event yang tarafnya nasional supaya banyak tamu yang datang ke Kota Samarinda,” katanya.
Dampak positifnya, lanjut Rusdi, bukan hanya dirasakan pelaku usaha perhotelan. Sektor UMKM, khususnya kuliner dan jasa pendukung lainnya, juga akan kebagian manfaat dari meningkatnya kunjungan tersebut.
“Dan dengan banyaknya tamu datang ke Kota Samarinda, pastinya hotel-hotel terisi, para pelaku UMKM juga terasa dampaknya,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tanpa agenda rutin, potensi tersebut sulit dioptimalkan. Karena itu, Rusdi berharap Pemkot konsisten dalam memfasilitasi penyelenggaraan berbagai event sebagai salah satu strategi menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Nah, ini tapi kalau misalnya kita tidak punya event-event yang sering dilakukan di Kota Samarinda, akan susah buat teman-teman pelaku usaha untuk meningkatkan PAD-nya,” pungkasnya.(ADV/DPRDSMR/GB)
![]()





