Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, memimpin langsung sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan, Jumat (25/07/2025). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara legislator dan para pemuda yang tergabung dalam komunitas Satya Muda.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Satya mengapresiasi partisipasi aktif generasi muda dalam menyuarakan ide dan aspirasinya.
“Agenda sore ini adalah sosialisasi Perda Kepemudaan yang dihadiri oleh anak-anak muda dari komunitas Satya Muda. Selain memaparkan isi perda, kami juga berdiskusi dan bertukar gagasan yang sangat positif,” ujarnya kepada awak media.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai masukan yang disampaikan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, hingga infrastruktur, menjadi bahan pertimbangan penting dalam perumusan kebijakan di DPRD Kaltim.
“Banyak masukan konstruktif dari para mahasiswa dan pemuda. Ini menjadi dorongan kuat bagi kami untuk terus berkolaborasi memajukan Kalimantan Timur, khususnya Samarinda,” tambahnya.
Menanggapi isu-isu yang mengemuka dalam dialog tersebut, Andi Satya menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Kaltim memiliki fokus pada sektor kesejahteraan rakyat, yang mencakup bidang pendidikan dan kesehatan.
“Kami di Komisi IV membidangi kesejahteraan rakyat. Pendidikan dan kesehatan adalah dua sektor yang menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Secara khusus, ia menyoroti kesenjangan pendidikan antarwilayah di Kalimantan Timur sebagai isu prioritas.
“Kesenjangan fasilitas pendidikan di daerah-daerah tertentu yang belum sebaik di perkotaan harus segera ditindaklanjuti. Ini akan menjadi fokus pengawalan kami,” jelas Andi Satya.
Tak hanya pendidikan, fasilitas kesehatan yang belum merata juga menjadi sorotannya. Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat yang masih tertinggal dibandingkan dengan kota besar seperti Samarinda.
“Fasilitas kesehatan di Mahulu dan Kutai Barat jauh tertinggal dibandingkan yang kita nikmati di Samarinda. Ini harus menjadi perhatian khusus ke depan,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi ini, DPRD Kaltim menunjukkan komitmen kuat untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, demi pemerataan pembangunan di seluruh Kalimantan Timur.
![]()





