RANTAU PULUNG – Sungai Poros Sangatta–Rantau Pulung (Ranpul) Km 20 kembali menjadi sorotan setelah digunakan sebagai lokasi Arung Jeram Open Tournament Dispora Cup H2H dan Slalom R4 Kutim 2025. Turnamen yang dibuka langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ini bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi sekaligus menawarkan potensi besar pariwisata olahraga (sport tourism) bagi Kutai Timur.
“Event ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga wujud komitmen kita untuk mengembangkan potensi wisata olahraga di Kutim,” tegas Bupati Ardiansyah. Ia juga menekankan karakteristik Sungai Poros yang unik dan ramah untuk aktivitas arung jeram. “Kita ingin mengenalkan potensi ini kepada masyarakat luas. Sudah direkomendasikan jika lokasi ini aman dan pernah menjadi lokasi venue arung jeram saat Kutim menjadi tuan rumah Porprov 2018.”
Turnamen ini diikuti puluhan tim dari berbagai daerah di Kaltim, dengan dua kategori utama, yaitu H2H yang menguji kecepatan tim, serta Slalom R4 yang menguji ketahanan, kelincahan, dan ketepatan dalam melewati rintangan sungai. Ketua FAJI Kutim Pandi Widiarto melalui Ketua Panitia Aidil Putra menyebutkan pentingnya turnamen ini sebagai ajang seleksi atlet. “Kita akan melihat kemampuan dan mental para atlet dalam menghadapi tantangan di sungai. Hasil dari turnamen ini akan menjadi pertimbangan utama dalam memilih tim yang akan mewakili Kutim di Porprov 2026 Paser nanti.”
Para atlet tampak antusias. “Arusnya deras, tapi juga banyak jeram-jeram yang seru. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujar Andi Slamet dari FAJI Kutim.
Dengan dukungan masyarakat yang ramai menyaksikan, event ini diharapkan membuka ruang ekonomi baru dan memperkuat branding Kutim sebagai daerah dengan potensi wisata olahraga air unggulan.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







