Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), 11-12 Maret 2025, Di Halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, setelah meninjau langsung bazar GPM, menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam upaya ini sangat penting.
“Hari ini kami memastikan bahwa semua entitas di Kukar yang berkaitan dengan ketersediaan pangan ikut terlibat. Kami juga berterima kasih kepada pihak swasta yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan ini,” ujar Sunggono pada Selasa (11/03/2025).
Sunggono menyoroti isu terkait ketersediaan dan ukuran minyak goreng, yang belakangan menjadi perhatian publik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Tera dari UPTD Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kukar, ukuran minyak goreng dalam kemasan dari perusahaan yang mendapat penugasan pemerintah pusat, seperti Wilmar dan Sinarmas, sudah sesuai dengan standar.
“Untuk masyarakat Kukar, tidak perlu cemas atau melakukan panic buying. Minyak goreng yang beredar dari beberapa produsen yang kami periksa sudah sesuai dengan takaran dan kualitasnya,” tegasnya.
Selain minyak goreng, Sunggono juga memastikan harga berbagai komoditas di pasar tetap stabil.
“Dari hasil pemantauan tadi, selisih harga di antara distributor besar dan toko modern seperti Alfamart dan Indomaret tidak jauh, hanya sekitar Rp50 hingga Rp100. Ini menunjukkan stabilisasi harga di Kukar berjalan baik, tanpa ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan berlebih,” jelasnya.
Dengan persaingan harga yang kompetitif dan pengawasan ketat dari pemerintah, Pemkab Kukar optimistis bahwa inflasi menjelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H dapat dikendalikan. (Adv)
![]()







