SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyadari bahwa kemajuan yang didapatkan oleh Kabupaten Kutim terdapat kontribusi dari prestasi individu dan kelompok masyarakat. Oleh karena itu pada perayaan Hari Ulang Tahun Kutim ke-25 diberikan penghargaan kepada mereka.
Penghargaan diberikan dalam acara selepas upacara yang dilangsungkan di halaman Kantor Sekretariat Kabupaten, Bukit Pelangi, Sangatta. PJs. Bupati Agus Hari Kesuma menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang diundang hadir.
Dalam arahannya, Agus menyatakan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan pengakuan kontribusi terhadap pembangunan, dan diharapkan menjadi motivasi untuk lebih berkembang dan mengharumkan nama Kutim di kancah nasional maupun internasional. Bagi Pemkab, mereka yang berjasa itu juga merupakan kebanggaan, karena dengan tampilnya mereka membuktikan kabupaten ini memberikan ruang untuk mengembangkan diri.
Pemberian penghargaan antara lain diberikan kepada Forum Penulis Kutim dan Gerakan Pembudayaan Minat Baca, sebagai apresiasi atas dedikasi mereka terhadap literasi masyarakat. Penghargaan juga diberikan kepada anggota Kontingen Kutim pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXX, Kalimantan Timur.
Kategori individu penghargaan diberikan kepada Misran yang menjadi Juara 1 Qira’at Mujawwad Dewasa Putra di MTQ tersebut, mendapatkan bonus Rp. 25 juta. Kemudian Daniel Febrian atas dedikasinya dalam menggeluti musik Sape. Penghargaan juga diberikan di bidang kuliner dan grafika kepada Devi Anggraini dan Jelita Nabilla Sudrajat. Sementara apresiasi terhadap kreativitas di bidang fashion diberikan kepada Yusi Nudya Rohman.
Penghargaan lain diberikan kepada kelompok masyarakat Singa Gaweh, yang mendapatkan sertifikat legalitas atas instalasi sumber air dan fasilitas publik dari BPN. Legalitas ini memberikan kelegaan, karena mereka dapat secara tenang menggunakan sumber daya mereka secara berkelanjutan.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Timur memberikan perpustakaan digital kepada masyarakat Kecamatan Muara Ancalong dan kecamatan Sangkulirang. Diharapkan menjadi pendorong minat baca dan memberikan materi belajar untuk masyarakat.
Terakhir penghargaan diberikan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kutim kepada pengelolaan arsip terbaik di tingkat perangkat daerah dan kecamatan. Kecamatan Sangatta Utara berhasil menjadi juara pertama dalam kategori tersebut, diikuti oleh Kecamatan Teluk Pandan dan Kecamatan Long Mesangat.
![]()







