Kukar – Desa Embalut di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dikenal sebagai salah satu wilayah yang menggantungkan perekonomiannya pada sektor perikanan. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, sektor ini menghadapi tantangan serius akibat perubahan kondisi lingkungan perairan.
Dampak dari perubahan ini tidak hanya berimbas pada menurunnya hasil tangkapan, tetapi juga fluktuasi harga ikan yang kerap tidak menentu. Situasi tersebut tentu merugikan nelayan dan pembudidaya ikan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi warga desa.
Menghadapi kondisi itu, Pemerintah Desa Embalut mengambil langkah strategis dengan memberikan dukungan nyata kepada para pelaku usaha perikanan. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penyediaan alat tangkap yang lebih modern hingga pelatihan budidaya ikan air tawar secara menyeluruh.
Kepala Desa Embalut, Yahya, menyampaikan bahwa pemerintah desa berkomitmen meningkatkan efisiensi nelayan dalam menangkap ikan. Salah satunya dengan menyediakan alat tangkap yang lebih canggih dan sesuai dengan perkembangan teknologi perikanan. “Kita memberikan akses kepada nelayan terhadap alat tangkap yang lebih efisien dan sesuai dengan perkembangan teknologi perikanan,” ujar Yahya, Senin (23/6/2025).
Tak hanya bagi nelayan, perhatian juga diberikan kepada para pembudidaya ikan air tawar. Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek penting, seperti pemilihan bibit unggul, pengelolaan pakan, penanggulangan penyakit ikan, hingga teknik panen yang optimal.
Langkah ini bertujuan agar para pembudidaya mampu meningkatkan hasil produksi dan menjaga kualitas ikan, sehingga lebih siap menghadapi tantangan pasar dan lingkungan yang tidak menentu. Menurut Yahya, potensi budidaya ikan air tawar di Embalut sangat besar, dan dengan dukungan pengetahuan serta keterampilan, para pelaku usaha di sektor ini diyakini bisa lebih mandiri dan kompetitif.
Meski berbagai dukungan telah diberikan, Yahya tidak menampik bahwa tantangan seperti perubahan lingkungan dan ketidakstabilan harga tetap menjadi pekerjaan rumah bersama. “Kita berharap dengan adanya langkah dan upaya ini, sektor perikanan akan tetap menjadi tulang punggung ekonomi desa yang kuat dan mampu mensejahterakan masyarakat kita,” pungkasnya. (Adv)
![]()







