Samarinda – Pilkada 2024 semakin dekat, dan para pasangan calon (Paslon) mulai memperlihatkan Visi dan Misi mereka untuk menarik perhatian masyarakat.
Menariknya, fokus utama yang diusung oleh banyak Paslon Gubernur, Bupati, dan Walikota adalah pendidikan.
Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menyambut positif posisi pendidikan dalam kampanye ini.
“Ini adalah sinyal baik bagi masa depan pendidikan. Sebab, pendidikan adalah fondasi untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul,” ujarnya Selasa, (12/11/24).
Namun, Sofyan mengingatkan bahwa visi dan misi ini harus diimplementasikan dengan serius setelah terpilih.
“Janji-janji pendidikan tidak boleh sekadar wacana saat kampanye; mereka harus menjadi kebijakan yang diterapkan dengan komitmen penuh,” tegasnya.
Sofyan juga menyerukan kepada masyarakat untuk aktif memantau kinerja kepala daerah terpilih, terutama dalam sektor pendidikan yang krusial.
“Pendidikan bukan hanya tentang membangun infrastruktur sekolah, tetapi juga meningkatkan kualitas dan akses yang merata untuk semua anak,” jelasnya.
Dengan perhatian khusus terhadap pendidikan, Sofyan optimis bahwa masa depan sektor ini akan lebih baik jika janji-janji kampanye direalisasikan. Ia berharap kepala daerah yang terpilih akan menjadikan pemerataan pendidikan di daerah terpencil menjadi salah satu prioritas utama.
Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan dapat membantu menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah.
“Mari kita bersama-sama kawal janji-janji pendidikan ini agar dapat terwujud dalam realita,” pungkasnya.
![]()





