Samarinda — Di tengah padatnya jadwal sidang pada masa kerja kedua tahun ini, DPRD Kota Samarinda memastikan bahwa kondisi kesehatan para anggotanya tetap mendapat perhatian serius. Seluruh legislator dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check up/MCU) dalam waktu dekat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini difasilitasi oleh Pemerintah Kota Samarinda. Prosesnya tinggal menunggu kesiapan masing-masing anggota serta jadwal dari pihak rumah sakit.
“Kami sudah komunikasikan rencana ini. Tinggal menunggu kesiapan masing-masing anggota dan jadwal dari rumah sakit. Targetnya bisa dilakukan antara Juli sampai Agustus,” kata Deni saat ditemui, Senin (30/6/2025).
Inisiatif ini muncul di tengah peningkatan beban kerja legislatif yang cukup signifikan. Dalam waktu dekat, DPRD akan membahas dua agenda penting: laporan pertanggungjawaban APBD 2024 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari Pemkot Samarinda.
“Untuk jadwal sidang pertanggungjawaban APBD dan RPJMD, tadi sudah disepakati bersama dalam rapat. Kita rencanakan pelaksanaannya pada 9 Juli 2025,” jelasnya.
Informasi dari forum tersebut menyebutkan bahwa dokumen RPJMD akan diserahkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ke DPRD pada awal Juli. Selanjutnya, dokumen itu akan masuk dalam sidang Paripurna Pembicaraan Umum Pandangan Umum (PUPA) sebagai bagian awal dari proses pembahasan.
“Setelah dua agenda utama itu rampung, kita akan lanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu PUAPPS. Itu mencakup pembahasan perubahan APBD maupun usulan awal tahun anggaran 2026,” tambah Deni.
Pemeriksaan kesehatan ini, menurut Deni, merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga stamina dan kinerja para anggota dewan, mengingat intensitas sidang dan kegiatan pengawasan yang terus meningkat. (ADV/DPRDSMR/GB)
![]()





