Potretkata.co,BONTANG – Pencegahan stunting tidak hanya dilakukan dengan memenuhi kebutuhan gizi anak semata. Para tenaga kesehatan menekankan, pentingnya stimulasi tumbuh kembang dan pola pengasuhan yang baik sebagai faktor pendukung. Agar anak dapat tumbuh sehat secara fisik maupun mental.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan bahwa stunting sering dikaitkan dengan kekurangan asupan gizi. Namun, perkembangan anak yang optimal juga dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, perhatian orang tua, serta kesempatan anak untuk belajar dan berinteraksi sejak usia dini.
Selain itu, tenaga kesehatan menjelaskan bahwa orang tua perlu memberikan makanan bergizi seimbang yang mengandung protein, vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya. Di sisi lain, anak juga membutuhkan stimulasi yang cukup untuk mendukung perkembangan otak dan kemampuan sosialnya.
“Pada fase awal kehidupan, anak tidak hanya membutuhkan makanan bergizi, tetapi juga perhatian, kasih sayang, dan stimulasi yang cukup agar tumbuh kembangnya berjalan optimal,” katanya, Jumat (29/5/2026).
Masa emas tersebut menjadi periode yang sangat penting, karena berbagai kemampuan dasar anak mulai terbentuk. Jika kebutuhan gizi dan stimulasi terpenuhi dengan baik, anak memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik.
Sebaliknya, apabila pada masa tersebut anak mengalami kekurangan gizi dalam jangka panjang dan minim stimulasi, maka risiko terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan akan meningkat, termasuk stunting.
Karena itu, tenaga kesehatan mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif memantau tumbuh kembang anak, rutin datang ke Posyandu, serta menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan anak sejak dini.
“Melalui kombinasi antara pemenuhan gizi yang baik, pola asuh yang tepat, dan stimulasi yang berkelanjutan, diharapkan anak-anak dapat tumbuh secara optimal dan terhindar dari risiko stunting, sehingga mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan,” pungkasnya.
![]()







