SANGATTA – Kaltim Prima Coal (KPC) membangun jalan alternatif atau detour senilai Rp4,2 miliar sebagai bagian dari persiapan pembangunan underpass di kawasan Crossing 4 Kilometer 16, ruas jalan poros Sangatta-Bengalon.
Jalur sementara tersebut mulai difungsikan dan dibuka dua arah agar kendaraan tetap dapat melintas selama pekerjaan konstruksi berlangsung.
Jalan detour memiliki panjang sekitar 380 meter, lebar badan jalan 12 meter, serta perkerasan selebar 7 meter. Pembangunannya dilakukan oleh kontraktor KPC sejak Januari hingga Maret 2026.
Program pembangunan underpass dilaksanakan melalui kolaborasi External Relations Department bersama Civil and Projects Planning-MDD. Dalam pelaksanaannya, perusahaan bekerja sama dengan Satlantas Polres Kutai Timur dan Dinas Perhubungan Kutai Timur (Dishub Kutim) untuk mengatur sekaligus menyosialisasikan perubahan arus lalu lintas kepada masyarakat.
Manager ER KPC Nanang Supriyadi menjelaskan bahwa jalur alternatif disiapkan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan selama pembangunan underpass sepanjang 91 meter dilakukan.
“Semoga pengalihan jalan Detour berjalan dengan aman, sehingga aktivitas tidak terganggu. Mohon doa dan dukungan kepada seluruh pihak dan masyarakat terkait pembangunan jalan underpass oleh KPC. Yang nantinya bisa dimanfaatkan serta mempermudah mobilitas masyarakat tanpa terganggu oleh aktivitas lalu lintas kendaraan dan alat berat KPC,” katanya.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kutim bersama Satlantas Polres Kutim menyiagakan personel selama 24 jam di lokasi untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
“Dinas Perhubungan Kutai Timur bersama Satlantas Polres Kutai Timur telah menyiapkan personil di lokasi selama 24 jam. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati, mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan,” ujar Nanang Santoso, perwakilan Dishub Kutim.
Melalui pengoperasian jalur alternatif tersebut, arus kendaraan di salah satu akses utama penghubung Sangatta dan Bengalon diharapkan tetap berjalan lancar selama proyek berlangsung.(adv)
![]()







