Kukar – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Segihan, Kecamatan Sebulu, menjadi penggerak dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui pengelolaan ketahanan pangan dan pemasaran hasil panen warga.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, mengatakan BUMDes memiliki peran penting dalam menampung dan mendistribusikan hasil panen petani, seperti padi, ikan, dan produk pertanian lainnya.
“BUMDes kami tidak hanya menampung hasil panen, tetapi juga membantu menyediakan bibit, pupuk, dan kebutuhan pertanian lainnya,” ujar Hendra.
Program ini didukung dengan alokasi 20% Dana Desa (DD) yang digunakan untuk pembibitan dan pengadaan pupuk. Dengan sistem ini, petani tidak perlu lagi mencari pasar sendiri, karena hasil panen akan ditampung dan dipasarkan langsung melalui koperasi desa.
Hendra menambahkan, skema ini mampu menjaga stabilitas harga hasil panen dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Bahkan, kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) mencapai sekitar Rp6 juta per tahun setelah dipotong biaya operasional.
“Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes tidak hanya membantu petani, tetapi juga memberikan manfaat bagi peningkatan PAD,” jelasnya.
Selain mendukung ketahanan pangan, BUMDes juga terlibat dalam pengelolaan usaha mikro masyarakat, seperti pengolahan hasil pertanian dan pembuatan pupuk organik.
Hendra berharap, BUMDes Segihan mampu terus berkembang dan menjadi pilar utama dalam memperkuat perekonomian masyarakat.
“BUMDes ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” tutupnya. (Adv)
![]()





