BONTANG – Suasana belajar di sejumlah sekolah di Kota Bontang kini mulai berubah. Papan tulis konvensional perlahan ditinggalkan, digantikan papan pintar atau layar digital interaktif di ruang kelas.
Penggunaan teknologi ini membuat proses belajar mengajar jadi lebih hidup. Guru dapat menyajikan materi secara visual, sementara siswa bisa langsung terlibat melalui perangkat yang terhubung dengan internet.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan penerapan papan pintar menjadi bagian dari transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
Menurutnya, fasilitas ini juga menjadi solusi agar siswa tetap bisa belajar digital tanpa harus membawa gawai pribadi ke sekolah.
“Memang belum merata dan belum banyak, tapi sudah membantu sebagian sekolah. Penggunaannya juga tetap di bawah pengawasan guru di masing-masing sekolah yang mendapatkan perangkat tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Bontang juga telah menyalurkan sekitar 3.000 unit tablet untuk siswa kelas VIII dan IX di SMP negeri.
Seluruh perangkat tersebut digunakan secara terkontrol di lingkungan sekolah, sehingga pemanfaatan teknologi tetap berjalan tanpa mengabaikan pengawasan terhadap siswa.
Dengan hadirnya papan pintar, Disdikbud Bontang berharap pembelajaran menjadi lebih efektif dan interaktif.
“serta sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era digital,” pungkasnya.(adv)
![]()







