Kukar – Masyarakat Desa Genting Tanah kini menyambut babak baru dalam layanan kesehatan dasar. Pada beberapa waktu lalu sebuah Puskesmas Pembantu (Pusban) resmi beroperasi di desa mereka. Fasilitas ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah perdesaan.
Kepala Desa Genting Tanah, Junaidi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Kukar yang telah mengalokasikan anggaran melalui APBD tahun 2024 untuk pembangunan Pusban tersebut. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp1 miliar dan dikelola oleh Dinas Kesehatan Kukar. Menurutnya, ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kehadiran fasilitas ini. Ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan dekat,” ujar Junaidi, Kamis (19/6/2025).
Pusban ini nantinya akan memberikan layanan kesehatan umum, termasuk pemeriksaan rutin dan penanganan medis dasar. Tenaga medis yang ditempatkan di sana berasal dari Dinas Kesehatan Kukar, yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Selain pembangunan fisik gedung, pemerintah desa juga ikut berkontribusi dalam memikirkan aspek pendukung, seperti penyediaan lahan parkir untuk kendaraan operasional seperti ambulans. Meskipun masih dalam tahap perencanaan, Junaidi menyebut hal ini sebagai langkah strategis agar layanan kesehatan bisa optimal dan mudah diakses dalam kondisi darurat.
“Nah, pembangunan lahan parkir masih dalam pertimbangan. Jika melihat situasinya, masih ada lahan yang bisa kita gunakan, hanya saja perlu sedikit perbaikan,” ujarnya.
Ia berharap, kehadiran Pusban ini mampu menjadi solusi atas kendala pelayanan kesehatan yang selama ini dihadapi masyarakat Genting Tanah. Terutama bagi warga lanjut usia dan anak-anak yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh ke fasilitas kesehatan terdekat. “Dengan adanya fasilitas ini, kami ingin pelayanan kesehatan menjadi lebih merata. Tidak ada lagi warga yang merasa kesulitan mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.
Warga pun menyambut baik keberadaan Pusban ini. Banyak di antaranya yang merasa lebih tenang karena pelayanan kesehatan kini hadir lebih dekat. Harapan akan kualitas hidup yang lebih baik pun tumbuh bersama hadirnya gedung pelayanan kesehatan tersebut. “Kami berharap ke depannya semua pelayanan kesehatan bisa terlayani dengan lebih baik, lebih cepat, dan lebih manusiawi,” tutup Junaidi. (Adv)
![]()






