BONTANG – SD Negeri 003 Bontang Utara menunjukkan keseriusannya dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) dengan mengirimkan perwakilan di seluruh cabang lomba yang dipertandingkan tahun ini.
Kepala sekolah, Abdillah, mengatakan sekolah tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi juga menargetkan hasil maksimal melalui persiapan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Ada sekitar tujuh cabang yang kami ikuti. Semua kami kirimkan perwakilan, karena kami ingin memberi kesempatan yang sama kepada siswa sesuai bakat dan minatnya,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Cabang lomba yang diikuti antara lain tari, mendongeng, menggambar, kriya, hingga pantomim. Beberapa cabang bersifat individu, sementara yang lain seperti tari diikuti secara kelompok.
Misalnya, Untuk cabang tari sekolah mengirimkan tiga siswa terbaik yang telah melalui proses seleksi internal. Sementara untuk cabang seperti pantomim, diikuti oleh dua siswa yang dinilai memiliki kemampuan ekspresi dan kreativitas yang menonjol.
“Semua peserta itu sudah melalui tahap seleksi dan pembinaan. Jadi bukan langsung kirim, tapi memang dipersiapkan,” jelasnya.
Pembinaan dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang sudah berjalan rutin di sekolah. Bahkan, beberapa kegiatan seperti mendongeng, menulis, dan seni rupa secara khusus diarahkan untuk mendukung kebutuhan FLS3N.
“Ekstrakurikuler kami memang kami sandingkan dengan kebutuhan lomba. Jadi latihan mereka itu tidak terpisah, tapi sudah terintegrasi,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, sekolah juga memperhatikan kesiapan mental siswa. Hal ini dilakukan melalui pendekatan motivasi dan pembiasaan tampil di depan umum, agar siswa lebih percaya diri saat berlomba.
“Yang penting anak-anak siap dulu mentalnya. Karena sering kali yang jadi tantangan itu rasa percaya diri mereka,” katanya.
Pada FLS3N tahun sebelumnya, SDN 003 Bontang Utara berhasil meraih juara 1 di cabang kriya. Capaian tersebut menjadi motivasi sekaligus tantangan tersendiri bagi sekolah untuk mempertahankan prestasi.
“Target kami tentu ingin ada yang juara lagi. Tapi yang lebih penting, anak-anak mendapatkan pengalaman, berkembang, dan berani tampil,” tutupnya.(adv)
![]()







