BONTANG – SD Negeri 003 Bontang Utara memaksimalkan berbagai upaya menghadapi Asesmen Akhir Satuan Pendidikan (AASP) bagi siswa kelas 6. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan akademik, keterlibatan orang tua, hingga evaluasi berkala melalui tryout.
Kepala sekolah, Abdillah, menjelaskan bahwa meski saat ini istilah resmi yang digunakan adalah AASP, pihak sekolah masih akrab menggunakan istilah lama seperti Ujian Sekolah Bersama (USB) dan Ujian Akhir Sekolah dalam keseharian.
“Secara sistem kita mengikuti AASP, tapi istilah USB itu masih sering dipakai karena sudah terbiasa,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, tahapan awal persiapan dimulai dari koordinasi intensif dengan orang tua siswa. Sekolah mengundang wali murid kelas 6 untuk menyamakan persepsi terkait pentingnya dukungan belajar di rumah.
“Kami kumpulkan orang tua sejak awal semester dua, supaya mereka juga ikut mengawal proses belajar anak, terutama menjelang ujian,” katanya.
Selain pembelajaran reguler di dalam kelas yang sudah terjadwal, sekolah juga menyediakan program bimbingan belajar tambahan (bimbel) yang dilaksanakan oleh guru-guru internal dan dikoordinasikan penuh oleh sekolah.
“Kami tekankan bahwa bimbel ini murni inisiatif sekolah untuk membantu siswa,” tegasny
Program bimbel tersebut mulai diintensifkan sejak Januari 2026, bertepatan dengan awal semester dua. Fokusnya adalah penguatan materi inti seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, yang menjadi komponen utama dalam asesmen.
Tak hanya itu, siswa juga dibekali dengan latihan soal melalui kegiatan tryout yang dilaksanakan sebanyak empat kali. Dari hasil evaluasi tersebut, pihak sekolah melihat adanya peningkatan kemampuan siswa secara bertaha
“Alhamdulillah progresnya terlihat. Dari tryout pertama sampai keempat, ada peningkatan nilai yang cukup signifikan,” ungkapnya.(adv)
![]()







