BONTANG – Kepala SD Negeri 003 Bontang Utara, Abdillah berhasil meraih juara 1 dalam ajang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif tingkat nasional tahun 2025 atas inovasinya mendukung sekolah inklusif.
Penghargaan tersebut diraih berkat inovasi pembelajaran inklusif yang dikembangkan di lingkungan sekolah, khususnya dalam mendukung literasi dan numerasi bagi siswa berkebutuhan khusus.
“Inovasi ini lahir dari kebutuhan di lapangan. Anak-anak inklusi punya cara belajar yang berbeda, jadi harus ada pendekatan yang juga berbeda,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Salah satu terobosan utama yang dikembangkan adalah pemanfaatan media pembelajaran berbasis video melalui aplikasi “Sibibu” (Sistem Informasi Belajar Inklusif). Aplikasi ini memuat berbagai konten pembelajaran yang dirancang sederhana, visual, dan mudah dipahami.
Menariknya, dalam video tersebut, siswa reguler dilibatkan sebagai model pembelajaran. Mereka memperagakan berbagai aktivitas, mulai dari keterampilan dasar seperti memakai baju, mengikat sepatu, hingga materi akademik sederhana.
“Anak-anak inklusi itu lebih mudah memahami lewat contoh langsung. Jadi kami buatkan video yang bisa mereka lihat berulang-ulang,” jelasnya.
Selain meningkatkan pemahaman siswa, inovasi ini juga membantu orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah. Melalui aplikasi tersebut, orang tua dapat mengakses materi dan memahami metode pembelajaran yang digunakan di sekolah.
Tak hanya itu, inovasi ini juga dinilai mampu menjembatani keterbatasan literasi konvensional pada siswa inklusi. Dengan pendekatan visual dan praktik, siswa tetap dapat mengembangkan kemampuan dasar meskipun memiliki hambatan dalam membaca dan menulis.
“Kalau membaca saja masih sulit, minimal mereka punya literasi digital. Mereka bisa melihat, meniru, dan memahami,” tambahnya.(adv)
![]()







