Kukar – Di tengah geliat pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masyarakat Kecamatan Sebulu menyuarakan kembali harapan lama yang belum juga sirna yaitu pembangunan jembatan penghubung yang dinilai vital bagi kemajuan wilayah mereka.
Aspirasi ini bukan sekadar keinginan, tapi wujud semangat warga untuk tumbuh bersama dan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap roda ekonomi.
Selama ini, masyarakat Sebulu masih bergantung pada transportasi air sebagai satu-satunya akses utama. Kondisi ini dirasa belum mampu memenuhi kebutuhan mobilitas dan distribusi hasil pertanian maupun perikanan secara optimal. Namun demikian, warga tetap bersabar sembari menggantungkan harapan besar kepada pemerintah.
Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, menyampaikan bahwa aspirasi tersebut telah lama menjadi pembahasan dalam forum-forum musyawarah pembangunan di tingkat kecamatan. “Pembangunan jembatan sudah lama menjadi harapan masyarakat. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang kesejahteraan,” ujarnya, Selasa (24/6/2025).
Menurut Nurul, keberadaan jembatan akan membuka akses baru bagi petani dan nelayan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Selama ini, keterbatasan jalur darat membuat mereka kesulitan dalam memasarkan hasil panen maupun tangkapan, yang pada akhirnya memengaruhi harga jual yang diterima.
“Kalau akses lebih mudah, tentu hasil pertanian dan perikanan bisa dijual ke lebih banyak tempat dengan harga yang lebih baik,” jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa potensi ekonomi Sebulu sangat besar, namun masih terhambat oleh keterisolasian infrastruktur.
Pembangunan jembatan ini juga dinilai akan menjadi pemantik semangat baru bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan distribusi barang yang lebih lancar dan cepat, produk-produk lokal Sebulu memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar regional bahkan nasional.
Tak hanya itu, kata Nurul, peningkatan infrastruktur dipastikan akan menarik minat investor untuk melirik potensi Sebulu di sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata. Akses darat yang memadai menjadi salah satu indikator penting dalam menumbuhkan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Masyarakat Sebulu sudah sangat siap menyambut perubahan. Kami percaya, jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tapi akan menjadi simbol kemajuan dan jembatan harapan bagi generasi masa depan,” tuturnya.
Pemerintah kecamatan pun terus mendorong agar aspirasi ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, besar harapan bahwa impian ini akan segera menjadi kenyataan, membawa perubahan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Sebulu. (Adv)
![]()






