Kukar – Di tengah transisi kepemimpinan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyambut sosok baru yang kini memegang tongkat komando. Rinda Destianti, yang baru saja dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas, memulai perjalanannya dengan pendekatan yang tenang, sistematis, dan berfokus pada penguatan internal.
Bukan gebrakan besar yang langsung ditampilkan, tetapi konsolidasi administratif menjadi langkah pertama yang ia pilih.
“Fokus utama saya saat ini masih pada hal-hal administratif, termasuk keuangan, karena di dalamnya ada urusan penting seperti gaji kawan-kawan di lingkungan dinas. Saya ingin memastikan semua berjalan dengan baik secara administratif,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (11/5/2025).
Rinda dengan terbuka mengakui bahwa penempatan dirinya di Diarpus merupakan pengalaman perdana di bidang perpustakaan dan kearsipan. Namun alih-alih menjadi kendala, hal itu justru ia jadikan sebagai ruang belajar dan pengembangan diri.
“Saya masih banyak belajar, karena ini adalah pengalaman pertama saya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Tapi tentu saya akan segera mengejar pemahaman, termasuk mendalami program-program kerja yang sudah disusun,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, ia merencanakan rapat internal dengan seluruh jajaran Diarpus Kukar. Rapat ini akan menjadi forum awal untuk menyamakan pandangan, menyusun strategi, dan memetakan prioritas program kerja di tahun 2025.
“Nantinya kita akan diskusikan bersama apa saja yang menjadi program prioritas. Saya ingin mendengar terlebih dahulu dari tim, agar arah kerja kita bisa selaras dan maksimal,” lanjut Rinda.
Langkahnya yang memilih memperkuat fondasi birokrasi dari dalam menunjukkan karakter pemimpin yang inklusif, berhati-hati namun tegas. Rinda paham betul bahwa membangun organisasi yang kuat tak bisa dimulai dari luar, melainkan dari pengelolaan internal yang solid dan harmonis.
Kesan pertama yang ia bangun bukan sekadar pemegang jabatan struktural, melainkan seorang pemimpin yang ingin tumbuh bersama timnya. Menata ritme kerja, membenahi sistem keuangan, serta menyelaraskan program, semua dilakukan perlahan tapi pasti.
Harapan baru pun mulai tumbuh di tubuh Diarpus Kukar. Di tangan Rinda, birokrasi tak lagi kaku. Ia datang bukan hanya untuk mengisi posisi, tetapi untuk membangun sistem yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Dengan bekal integritas dan semangat belajar tinggi, Rinda Destianti melangkah bukan dengan sorotan keras, tetapi dengan cahaya konsistensi dan dedikasi yang pelan-pelan menghangatkan arah baru Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar. (Adv)
![]()







