Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mendorong Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) demi mencegah stunting dan meningkatkan konsumsi ikan lokal.
“Gemarikan masih relevan dan penting, terutama dalam konteks pencegahan stunting yang jadi prioritas nasional,” kata Kepala DKP Kukar, Muslik, saat diwawancarai, Senin (05/05/2025).
Program ini digalakkan dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari PKK, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal. Salah satu kegiatan kreatif yang digelar adalah lomba memasak berbahan dasar ikan.
Menurut Muslik, ikan lokal seperti lele, bandeng, dan nila kini lebih banyak diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. DKP memastikan pasokan ikan segar selalu tersedia.
“Kandungan gizi ikan tinggi, dan itu sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak,” katanya.
Lebih lanjut, Muslik mengungkapkan gerakan ini terus digalakkan dengan sasaran kampanye bukan hanya para ibu rumah tangga, tetapi juga anak-anak dan remaja. “Kebiasaan makan ikan harus dimulai sejak usia dini,” ujarnya.
Sebagai penutup, Muslik menjelaskan selain aspek kesehatan, peningkatan konsumsi ikan juga berdampak positif pada sektor perikanan lokal. “Kalau permintaan ikan meningkat, otomatis ekonomi nelayan ikut terdongkrak,” tutupnya. (Adv)
![]()







