Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama pembangunan di tahun 2025.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar, Maman Setiawan, menegaskan bahwa kualitas manusia adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Kalau kita ingin sukses, yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah manusianya. Karena itu, pembangunan manusia menjadi prioritas utama kami,” ujar Maman Setiawan.
BRIDA Kukar telah melakukan kajian mendalam terkait minat dan bakat siswa SMP dan SMA pada tahun 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa banyak siswa kehilangan motivasi belajar karena jalur pendidikan yang mereka tempuh tidak sesuai dengan minat dan bakatnya.
“Anak-anak merasa dipaksa masuk ke bidang yang tidak mereka sukai. Akibatnya, mereka hanya menjalani sekolah secara formal, tetapi tidak memiliki semangat untuk belajar,” jelas Maman.
Kajian BRIDA juga mengungkapkan bahwa rata-rata skor IQ anak-anak di Kukar masih di bawah standar normal. Maman menekankan bahwa hal ini bukan berarti anak-anak tersebut bodoh, melainkan mereka lebih lambat dalam menyerap informasi.
Temuan ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk membenahi sistem pendidikan di Kukar. Salah satu langkah yang akan diambil adalah memahami minat dan bakat anak sejak dini, sehingga mereka dapat memperoleh pendidikan yang sesuai.
“Pemerintah memiliki tugas besar dalam memahami minat dan bakat anak sejak dini agar mereka bisa mendapatkan pendidikan yang sesuai,” ungkap Maman.
Pemerintah daerah juga akan berupaya menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai untuk mendukung minat dan bakat siswa. Hasil kajian BRIDA menunjukkan adanya potensi siswa di bidang medis, olahraga, dan teknik, namun fasilitas penunjang belum merata di semua daerah.
BRIDA Kukar mendorong agar kajian serupa dapat dilakukan secara rutin, bahkan sejak jenjang pendidikan yang lebih rendah. Selain itu, BRIDA menilai pentingnya melibatkan psikolog dalam menggali potensi anak, meskipun rencana ini terkendala pemangkasan anggaran.
“Ke depannya, inovasi dalam pendidikan harus terus dikembangkan agar anak-anak bisa menemukan potensinya sejak dini dan mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkas Maman.
Dengan fokus pada pengembangan SDM, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing, sehingga mampu membawa daerah ini menuju kemajuan yang berkelanjutan. (Adv)
![]()







