Kukar – Kelurahan Maluhu kembali menggelar Festival Ramadhan ke-5, yang kini berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang syiar Islam. Festival ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan bagi anak-anak dan remaja untuk memperdalam pemahaman Al-Qur’an serta persiapan menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Tenggarong.
Camat Tenggarong, Sukono, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival ini, yang menurutnya membawa dampak positif dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak dini agar anak-anak tumbuh dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.
“Festival Ramadhan Maluhu telah berjalan selama lima tahun dan selalu mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menghidupkan suasana Ramadhan, tetapi juga menjadi ajang bagi anak-anak dan remaja untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti MTQ,” kata Sukono.
Festival ini menghadirkan berbagai lomba, seperti azan, hafalan surah, dan kaligrafi, yang bertujuan untuk mengasah keterampilan peserta dalam bidang keagamaan dan memperkuat kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa.
Lebih lanjut, Sukono menjelaskan bahwa para pemenang dalam festival ini akan menjadi bagian dari kafilah Kelurahan Maluhu yang akan bertanding di MTQ tingkat kecamatan.
Dengan demikian, festival ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga bagian dari proses seleksi peserta yang akan berlaga di tingkat lebih tinggi.
“Dari festival ini, kita bisa menemukan dan membina bakat-bakat baru yang nantinya bisa berkompetisi di MTQ tingkat kecamatan bahkan hingga kabupaten,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti festival ini terus meningkat setiap tahunnya. Diharapkan, semangat ini dapat terus terjaga agar semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan.
Festival Ramadhan Maluhu pun tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana efektif dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. (Adv)
![]()







