Potretkata.co,BONTANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program kesehatan sangat ditentukan oleh kemampuan tenaga kesehatan, dalam memahami kebutuhan masyarakat dan memberikan solusi yang tepat sesuai kondisi di lapangan, khususnya kasus stunting.
Menurut Toetoek, tenaga kesehatan merupakan ujung tombak pelayanan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas, kompetensi, serta pengalaman praktik menjadi aspek penting yang harus terus diperkuat.
“Keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada kemampuan tenaga kesehatan dalam memahami kebutuhan masyarakat dan memberikan solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda, sehingga pendekatan yang dilakukan tenaga kesehatan juga harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat.
“Pemahaman yang baik terhadap situasi di lapangan akan membantu nakes merancang, intervensi yang lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Dinkes Bontang terus mendorong berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, termasuk pelatihan, orientasi, dan praktik lapangan yang memungkinkan tenaga kesehatan memperoleh pengalaman langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Toetoek menambahkan, penguatan kompetensi tenaga kesehatan bukan hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mendukung keberhasilan berbagai program prioritas pemerintah di bidang kesehatan, termasuk percepatan penurunan stunting.
“Karena itu, peningkatan kapasitas dan pengalaman praktik menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas di Kota Bontang,” pungkasnya.
![]()







