Potretkata.co,BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menilai pemahaman terhadap kondisi sosial, lingkungan, dan perilaku kesehatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan berbagai program kesehatan, termasuk upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Kepala Dinkes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, tenaga kesehatan perlu memahami kondisi masyarakat secara menyeluruh agar intervensi yang dilakukan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, permasalahan stunting tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti pola asuh, kondisi lingkungan, akses terhadap layanan kesehatan, hingga kebiasaan hidup bersih dan sehat di tingkat keluarga.
“Pemahaman terhadap kondisi sosial, lingkungan, serta perilaku kesehatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program kesehatan, termasuk upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujar Toetoek.
Ia menjelaskan, dengan memahami kondisi nyata dilapangan, tenaga kesehatan dapat menyusun strategi yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan edukasi dan pendampingan dilakukan secara lebih efektif sehingga pesan kesehatan dapat diterima dan diterapkan dengan baik oleh warga.
“Sehingga keberhasilan program kesehatan membutuhkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah, keluarga, dan masyarakat,” bebernya.
Melalui pemahaman yang baik terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi kesehatan masyarakat, upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Bontang diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
![]()







