Samarinda – Efisiensi anggaran menjadi pembahasan krusial dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Sidang I Tahun 2025 yang berlangsung Selasa (4/3/2025). Rapat yang mengagendakan penyampaian visi misi Wali Kota terpilih untuk periode 2025-2030 ini menghasilkan konsensus penting terkait strategi pengelolaan keuangan daerah.
Helmi Abdullah selaku Ketua DPRD Kota Samarinda memaparkan hasil pembahasan tersebut kepada wartawan usai pelaksanaan rapat.
“Yang jelas tadi kita membahas masalah efisiensi. Pada prinsipnya DPRD dan Pemerintah Kota sepakat untuk menjalankan efisiensi itu, cuma memang angka untuk masing-masing OPD masih dalam pembahasan. Yang jelas, semua OPD termasuk Sekretariat Dewan nanti akan ada efisiensi,” ungkap Helmi.
Dalam penjelasannya, Helmi menekankan bahwa program efisiensi akan diterapkan pada beberapa sektor non-prioritas, khususnya yang tidak berdampak langsung pada pelayanan masyarakat. Pos-pos yang menjadi sasaran utama efisiensi meliputi anggaran perjalanan dinas, kegiatan orientasi, pengadaan ATK, dan operasional kesekretariatan.
“Dalam beberapa hari ke depan, kami akan mengundang pihak dinas terkait termasuk Sekda untuk mendiskusikan hal ini secara lebih detail,” jelasnya.
Berdasarkan angka yang disebutkan, total efisiensi yang ditargetkan sekitar Rp75 miliar dari keseluruhan anggaran. Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan menghambat program pembangunan yang telah direncanakan.
“Kalau bicara OPD, kita ada lebih dari 30 OPD. Artinya kalau dibagi rata saja misalnya 2 miliar, sudah hampir 60 miliar. Apalagi nanti ada OPD yang memang besar, mungkin jatahnya lebih besar, ada yang lebih kecil. Tapi menurut Pak Wali, struktur cashflow kita sangat sehat. Jadi tidak akan berpengaruh, justru efisiensi itu nanti akan dikembalikan lagi untuk belanja yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat,” jelas Helmi.
Rapat Paripurna ini merupakan implementasi awal dari komitmen bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berfokus pada kepentingan masyarakat luas. (ADV/DPRDSMR/GB)
![]()






