SANGATTA – Turnamen Futsal Bupati Cup 2025 resmi digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim), Basuki Isnawan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya kompetisi rutin, tetapi bagian dari strategi pembinaan atlet daerah menuju prestasi yang lebih tinggi.
Basuki menyampaikan bahwa turnamen futsal ini merupakan rangkaian Piala Bupati yang setiap tahun digelar dengan berbagai cabang olahraga. Menurutnya, ajang semacam ini memberi kesempatan bagi talenta muda Kutim untuk diasah dan disiapkan ke level kompetisi yang lebih besar. “Turnamen ini bagian dari Piala Bupati yang setiap tahunnya kita laksanakan. Selain futsal, masih banyak cabang olahraga lain yang juga memperebutkan Piala Bupati,” katanya di hadapan peserta dan Bupati Ardiansyah.
Ia menegaskan bahwa prestasi lahir dari sikap disiplin, latihan terarah, dan sportivitas yang konsisten. “Manfaatkan kegiatan ini dengan baik, jaga hubungan yang baik antar tim, tetap sehat, dan yang paling penting jujur serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Basuki juga memberi perhatian khusus kepada pembinaan atlet muda. Ia meminta AFKAB dan KONI Kutim berperan aktif mengawal para atlet hingga mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. “AFKAB dan KONI kami minta terus mendampingi dan membimbing adik-adik kita, karena mereka adalah aset berharga Kutim di masa depan,” tambahnya.
Ia mengapresiasi capaian dua atlet Kutim yang berhasil tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh–Sumut. Baginya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga daerah berjalan ke arah yang benar. “Alhamdulillah, ada dua atlet asal Kutim yang berpartisipasi di PON kemarin. Semoga ke depan jumlahnya semakin banyak,” ungkapnya.
Dengan penyelenggaraan Futsal Bupati Cup 2025, Dispora berharap bakat-bakat baru terus bermunculan dan memperkuat kesiapan Kutim menyongsong agenda olahraga tahun 2026.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







