BONTANG – Perpustakaan SDN 001 Bontang Selatan tak lagi sekadar tempat membaca buku. Kini, fasilitas tersebut bertransformasi menjadi ruang belajar modern berbasis digital yang juga ramah bagi anak-anak.
Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novi Susyati, mengatakan perpustakaan di sekolahnya telah mengantongi akreditasi A. Selain itu, sistem layanan juga sudah menerapkan teknologi digital untuk memudahkan siswa dalam mengakses buku.
“Sekarang peminjaman buku sudah pakai barcode. Jadi lebih praktis dan semua tercatat otomatis,” ujarnya
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas perpustakaan tidak hanya dilakukan dari sisi fasilitas, tetapi juga sumber daya manusia. Meski belum memiliki tenaga pustakawan dengan latar belakang pendidikan khusus, pihak sekolah tetap mendorong peningkatan kompetensi melalui pelatihan.
“Kami ikutkan pelatihan hingga bersertifikat. Ini jadi upaya kami untuk tetap menjaga kualitas pengelolaan perpustakaan,” jelasnya.
Menariknya, perpustakaan tetap beroperasi meski dalam masa libur sekolah. Hal ini dilakukan agar siswa tetap memiliki akses terhadap bahan bacaan, khususnya bagi mereka yang tidak bepergian.
“Anak-anak tetap bisa datang membaca atau meminjam buku walaupun sedang libur,” tambahnya.
Tak hanya itu, konsep perpustakaan juga dibuat lebih menarik dan interaktif. Selain koleksi buku, tersedia pojok inklusi untuk anak berkebutuhan khusus (ABK), area bermain bagi siswa kelas rendah, hingga fasilitas menonton dan perangkat digital.
Menurut Novi, inovasi tersebut menjadi strategi untuk menarik minat siswa agar lebih sering berkunjung ke perpustakaan, di tengah kuatnya pengaruh gadget.
“Kami ingin perpustakaan ini jadi tempat yang menyenangkan, bukan hanya untuk belajar, tapi juga bermain,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Abdu Safa Muha, mengapresiasi pengembangan perpustakaan tersebut. Ia menilai fasilitas yang ada telah dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang proses belajar siswa.
“Fasilitas yang sudah dibangun ini harus dimaksimalkan pemanfaatannya. Yang terpenting bagaimana bisa berdampak langsung pada peningkatan minat baca dan kualitas belajar anak,” pungkasnya.(adv)
![]()







