Potretkata.co, Bontang – BKPSDM Kota Bontang mematangkan berbagai aspek teknis dan administratif guna memastikan pelaksanaan Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) Tahun 2026 berjalan optimal. Penguatan sistem ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap sejumlah kendala yang kerap muncul dalam pelaksanaan ujian sebelumnya.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengungkapkan bahwa tantangan teknis seperti keterbatasan sarana prasarana CAT, gangguan jaringan internet, hingga potensi pemadaman listrik menjadi perhatian utama pihaknya.
“Kami ingin memastikan seluruh proses ujian berjalan tertib, lancar, dan minim gangguan teknis,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Dari sisi administrasi, BKPSDM kini memperketat proses verifikasi peserta melalui digitalisasi berbasis aplikasi SIASN. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap calon peserta memenuhi persyaratan dan telah mengantongi rekomendasi resmi dari Kepala Perangkat Daerah.
Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Bontang telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah agar proses usulan peserta dilakukan lebih tertib dan sesuai ketentuan.
Untuk mendukung pelaksanaan berbasis Computer Assisted Test (CAT), BKPSDM menyiapkan ruang ujian khusus lengkap dengan komputer atau laptop, CCTV, serta televisi pemantau. Dua jaringan internet disediakan guna menjaga stabilitas koneksi selama ujian berlangsung.
Sebagai langkah mitigasi, BKPSDM juga akan berkoordinasi dengan PLN guna memastikan kelancaran aliran listrik di lokasi kegiatan. Fasilitas UPS dan genset turut disiapkan sebagai cadangan daya apabila terjadi gangguan.
Tak hanya aspek teknis, peningkatan kualitas peserta juga menjadi perhatian. BKPSDM akan menggelar pembekalan wajib bagi seluruh peserta agar lebih memahami materi ujian dan mekanisme pelaksanaan.
“Dengan sistem yang semakin tertata dan dukungan sarana yang memadai, kami optimistis Ujian Dinas dan UPKP 2026 akan berjalan lebih profesional dan akuntabel,” pungkas Sudi. (Rae)
![]()







