Potretkata.co,BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai potensi risiko bencana.
Upaya tersebut menjadi bagian penting dari arah kebijakan pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan keseimbangan ekosistem dan keselamatan warga.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir, merupakan bentuk nyata keseriusan dalam mengantisipasi dampak perubahan lingkungan, khususnya akibat alih fungsi lahan.
Menurutnya, upaya tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Oleh karena itu, keterlibatan aktif warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Mari seluruh jemaah yang ada disini secara sukarela mengikuti aksi bersih-bersih masjid dan lingkungan sekitar. Sebab ini menjadi simbol nyata kepedulian bersama, terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus lingkungan tempat tinggal,” ucapnya, Minggu (12/4/2026).
Selain sebagai bentuk gotong royong, aksi tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk terus membudayakan hidup bersih dan menjaga fasilitas umum.
Kebersihan masjid tidak hanya mencerminkan kenyamanan dalam beribadah, tetapi juga menjadi bagian dari nilai-nilai keimanan yang harus dijaga.
Sehingga Neni berharap, hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terbangun diyakini mampu mendorong keberhasilan berbagai program pembangunan, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, merawat lingkungan, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan kolaborasi yang terus terjaga, Kota Bontang diharapkan dapat berkembang menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga harmonis, religius, dan berkelanjutan,” tutupnya.
![]()






