BONTANG – Penguatan nilai religius terus menjadi perhatian SMP Negeri 5 Bontang melalui kegiatan keagamaan rutin mingguan yang diikuti seluruh siswa sesuai keyakinan masing-masing.
Setiap pekan, kegiatan keagamaan dilaksanakan pada jam pertama sebelum pembelajaran dimulai. Siswa beragama Islam mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama, sementara siswa non-Islam melaksanakan pendalaman kitab suci di ruang terpisah.
Kepala sekolah, Muhiddin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pembiasaan yang berfokus pada pembentukan karakter. Kegiatan ini dilakukan bergantian tiap harinya, sehinggal selama satu minggu kelas satu hingga kelas tiga mendapatkan giliran.
“Kegiatan ini bukan bagian dari KBM formal, tetapi sebagai upaya menanamkan nilai keimanan dan akhlak kepada siswa,” jelasnya, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, keseimbangan antara pendidikan akademik dan spiritual menjadi kunci dalam mencetak generasi yang unggul, “Kami ingin siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan keimanan yang kuat,” tambahnya.
Kegiatan ini berbedaa dengan tadarus yang dilakukan pada hari Jumat pagi dua minggu sekali. Kegiatan ini di berikan tiap hari, namun tiap hari berbeda juga kelas yang dilakukan pembinaan.
“Kalau yang dua mingu sekali itu seluruh siswa, kalau yang ini perkelas bergantian,” tuturnya.(adv)
![]()







