SANGATTA — Tak banyak pelajar yang bisa menembus seleksi ketat Indonesia Student Leadership Camp (ISLC), program prestisius yang hanya menjaring seratus Ketua OSIS terbaik dari seluruh Indonesia. Arjuna, siswa SMA Negeri 1 Sangatta, berhasil menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Timur tahun ini.
Arjuna, Ketua OSIS berusia 17 tahun itu, tak sekadar terpilih melalui rekomendasi sekolah. Ia harus melewati berbagai tahapan yang menguji nalar, kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi. Mulai dari menulis esai, membuat video gagasan, hingga mengikuti diskusi daring dengan peserta lain dari seluruh Indonesia.
“Kemarin ngerjain esai dan membuat video juga, terus ada zoom meeting sama seluruh peserta membahas satu masalah. Dari situ dinilai bagaimana cara kita berbicara dan menjelaskan masalah tersebut,” terang Arjuna saat ditemui usai mendapatkan arahan dari Bupati Kutim.
Sebelum bertolak ke Universitas Indonesia, tempat ISLC akan digelar, Arjuna menyempatkan diri bersilaturahmi ke Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Dalam pertemuan itu, Ardiansyah memberikan apresiasi atas keberhasilan Arjuna membawa nama Kutim di panggung nasional.
“Selamat dan semangat, terus belajar dan bawa nama baik sekolah serta Kutim di tingkat nasional,” pesan Ardiansyah.
ISLC merupakan program pengembangan kepemimpinan yang digagas oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia bersama Forum OSIS Nasional. Kegiatan ini dikenal dengan pelatihan intensif yang mengombinasikan teori dan praktik langsung bersama akademisi, praktisi, dan tokoh nasional.
“ISLC adalah program pelatihan kepemimpinan bagi bibit pemimpin bangsa masa depan. Saya bersyukur bisa terpilih mewakili Kutim dan Kaltim,” ucap Arjuna.
Prestasi Arjuna menjadi sinyal kuat bahwa pelajar dari daerah pun mampu unjuk gigi di ajang kompetitif tingkat nasional. Pengalaman ini tidak hanya akan membentuk karakter pemimpin muda seperti Arjuna, tapi juga memperkuat posisi Kutim dalam peta pendidikan nasional yang kompetitif.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







