BENGALON — Turnamen olahraga yang digelar perdana oleh Koperasi Sekurau Maju Sejahtera di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, disambut meriah oleh warga. Sepak bola dan voli putri menjadi daya tarik utama, dengan lima RT di Dusun Sekurau Bawah turut ambil bagian. Kegiatan ini sekaligus mencatat sejarah baru sebagai turnamen pertama yang diinisiasi koperasi lokal di kawasan PT KIN.
Sekretaris Desa Zulkifli yang mewakili Kepala Desa Sekurau Bawah mengapresiasi langkah koperasi menginisiasi ajang olahraga ini. Ia menekankan pentingnya kesinambungan kegiatan serupa untuk mempererat warga.
“Koperasi Sekurau Maju Sejahtera yang berada di PT KIN baru pertama kali menggelar turnamen. Harapannya ini bukan hanya yang pertama, tetapi bisa berkelanjutan. Dusun Sekurau Bawah terdiri dari lima RT, dan seluruh warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mari bersama menjaga sportivitas demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ucapnya.
Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi hadir langsung membuka turnamen dan menyerahkan dukungan dana sebesar Rp 10 juta untuk hadiah. Ia menyebut kegiatan olahraga seperti ini patut dipertahankan karena memiliki dampak positif luas bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat, baik untuk masyarakat maupun wilayah kita masing-masing,” ujarnya.
Ketua Panitia Arsani yang juga Ketua Koperasi Sekurau Maju Sejahtera menyampaikan bahwa turnamen ini digelar bukan hanya untuk memeriahkan HUT ke-80 RI, namun juga sebagai ruang untuk penguatan komunitas lokal.
“Turnamen ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 RI sekaligus mempererat silaturahmi, menjalin persatuan, serta memupuk rasa persaudaraan. Kami ingin memberikan ruang bagi para tim untuk menunjukkan bakat sekaligus melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi kreatif serta melestarikan seni budaya dan kearifan lokal,” jelasnya.
Turnamen dibuka dengan laga antara Permuseba FA melawan Threesa FC, disaksikan oleh jajaran Forkopimcam, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim Noviari Noor, serta Kepala DPMPTSP Darsafani. Atmosfer kompetisi yang penuh semangat ini menjadi sinyal awal tumbuhnya bibit-bibit atlet dari desa.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







