Poretkata, Bontang – RSUD Taman Husada Bontang memilih fokus memperkuat kualitas layanan daripada terburu-buru meningkatkan status ke rumah sakit tipe A. Saat ini, RSUD masih bertahan di tipe B dengan kapasitas 200 tempat tidur, sesuai Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Nomor 445/0509/SK/YANKES/II/2021.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, dr. Tri Ratna Paramita, mengungkapkan bahwa untuk naik ke tipe A, ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, tidak hanya soal jumlah tempat tidur.
“Minimal harus 250 tempat tidur, selain itu juga harus melengkapi alat kesehatan dan menambah tenaga medis, terutama dokter sub spesialis,” kata dr. Mitha sapaan karibnya ini saat ditemui beberapa waktu lalu.
Menurutnya, peningkatan tipe rumah sakit membutuhkan perencanaan matang, baik dari sisi anggaran, SDM, maupun infrastruktur. Oleh sebab itu, RSUD belum berencana ke arah tersebut dalam waktu dekat.
“Kami masih fokus pada peningkatan kualitas pelayanan di tipe B. Bukan berarti tidak ingin naik kelas, tapi kami ingin memastikan semua sudah siap,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan medis di RSUD Taman Husada tetap berjalan optimal. Poliklinik spesialis dan fasilitas ruang perawatan intensif menjadi bagian dari komitmen RSUD memberikan layanan terbaik bagi warga Bontang.
Saat ini, langkah utama yang diambil adalah memperkuat mutu layanan serta melengkapi sarana prasarana yang sudah ada. “Kami akan terus berbenah, tapi dengan prioritas utama memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar dia.
Dirinya berharap masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, tanpa terganggu oleh proses kenaikan kelas rumah sakit. (Adv/Ira)
![]()







