TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyelesaikan penyaluran beasiswa Kukar Idaman Terbaik untuk sejumlah kategori pada 2026. Namun, masih terdapat 91 calon penerima beasiswa stimulan tingkat SMA dan S1 yang belum menerima bantuan karena kendala rekening bank.
Kepala Bagian Kesra Kukar, Fathul Alamin, mengatakan penyaluran beasiswa stimulan untuk jenjang SMA, S1, serta kategori prestasi di pondok pesantren telah dilakukan. Kendala hanya terjadi pada sebagian penerima beasiswa stimulan yang rekeningnya tidak dapat digunakan untuk proses pencairan.
“Memang ada terakhir ada 91 orang yang di kategori SMA dan S1 yang gagal salur. Gagal salurnya itu dari nomor rekening yang mereka daftarkan pada saat pendaftaran kemarin itu ada yang mati,” ujar Fathul, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, rekening yang sudah tidak aktif membuat Bankaltimtara tidak dapat menyalurkan dana bantuan kepada penerima. Karena itu, Bagian Kesra telah mengumumkan agar para penerima yang mengalami kendala segera membuat rekening baru dan melaporkan perubahan tersebut.
Menurut Fathul, setelah pengumuman disampaikan pada pekan sebelumnya, jumlah penerima yang belum melapor semakin berkurang. Dari total 91 orang yang mengalami gagal salur, saat ini tersisa tiga orang yang belum melaporkan pembuatan rekening baru.
“Jadi 91 orang tadi yang gagal, silakan langsung kita umumkan kemarin untuk buat rekening baru, lapor kepada kami, nanti kami akan salurkan ke rekening yang barunya,” jelasnya.
Secara keseluruhan, beasiswa stimulan yang telah disalurkan pada tahun ini mencapai sekitar 1.900 penerima. Sementara itu, beasiswa santri telah menjangkau sekitar 2.000 penerima, sedangkan kategori beasiswa tematik mencatat 38 penerima hingga pleno terakhir.
Untuk beasiswa tematik, Bagian Kesra Kukar juga telah melakukan verifikasi bersama Dinas Kesehatan, khususnya bagi kategori tematik kesehatan. Setelah proses tersebut, pemerintah daerah akan segera menetapkan penerima berikutnya sesuai tahapan yang berjalan.
Fathul menambahkan, pendaftaran beasiswa Kukar Idaman Terbaik untuk 2026 telah ditutup. Pemerintah daerah kini menyiapkan evaluasi untuk pelaksanaan tahun berikutnya, terutama menyangkut waktu pembukaan pendaftaran agar kesempatan bagi siswa dan mahasiswa semakin luas.
Pada 2026, pendaftaran dibuka pada April, Mei, dan Juni. Namun, sebagian mahasiswa ternyata sudah terdaftar dalam program Gratispol milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kondisi itu menjadi pertimbangan untuk mempercepat jadwal pendaftaran beasiswa daerah pada 2027.
“Kita akan coba rencanakan pendaftaran lebih cepat karena evaluasi kita pada tahun 2026 kemarin kita buka di bulan April, Mei, dan Juni itu ternyata sudah cukup banyak teman-teman kita mahasiswa terutama yang sudah terdaftar di beasiswa gratispol Pemprov Kaltim,” katanya.
Pemkab Kukar berencana membuka pendaftaran beasiswa untuk 2027 sekitar Maret, lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya. Meski terdapat penerima yang tidak memenuhi persyaratan atau memilih program lain, pemerintah daerah memutuskan mempertahankan kuota yang sama karena jumlah penerima yang ditetapkan tahun ini masih di bawah kuota yang tersedia.
Fathul mengingatkan calon pendaftar agar lebih teliti membaca persyaratan dan ketentuan supaya tidak mengalami kegagalan administrasi. Ia juga berpesan kepada penerima beasiswa agar terus mempertahankan prestasi akademik.
“Harapannya, program Kukar Idaman Terbaik ini menjadi bukti kepedulian pemerintah daerah untuk membantu teman-teman mahasiswa agar tidak lagi pusing memikirkan biaya kuliah. Cukup kuliah dengan baik, sementara untuk biaya, biar Pemda yang membantu mencarikan solusinya,” tutupnya.(ADV)
![]()







