SANGATTA — Pelantikan pengurus baru DPD KNPI Kutai Timur periode 2025–2028 membawa catatan penting dari Wakil Bupati Mahyunadi. Ia menyoroti perlunya organisasi kepemudaan ini bersatu dan menjaga stabilitas internal jika ingin tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
“KNPI harus bersatu dan solid. Jangan sampai terulang kembali perpecahan,” tegas Mahyunadi saat menghadiri pelantikan dan rapat kerja KNPI yang berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.
Pernyataan tersebut mencerminkan pengalaman masa lalu organisasi yang pernah terbelah akibat dualisme kepemimpinan. Mahyunadi, yang juga pernah menjabat Ketua DPD KNPI Kutim pada periode 2006 hingga 2009, meminta seluruh pengurus baru untuk memperkuat konsolidasi dan menjaga marwah organisasi.
Selain mengingatkan soal soliditas, Mahyunadi juga menyambut baik rencana KNPI terlibat dalam sektor ketahanan pangan. Ia mendorong agar pemuda tidak hanya fokus pada isu seremonial, tetapi mulai menaruh perhatian pada hal-hal yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Pemerintah menyambut baik semangat pemuda yang ingin terjun dalam pertanian dan ketahanan pangan. Mari kita songsong masa depan bersama,” ucapnya.
Isu ketahanan pangan juga ditegaskan Ketua DPD KNPI Provinsi Kalimantan Timur, dr Virdy Kurniawan. Ia menyatakan pemuda Kutim harus bersiap berperan dalam mewujudkan Kalimantan Timur sebagai lumbung padi nasional. “Kita harap Kutim bisa swasembada beras dan menjadi bagian penting dalam cita-cita menjadikan Kalimantan Timur sebagai lumbung padi Indonesia, sesuai visi Presiden Prabowo,” ujarnya.
Ketua DPD KNPI Kutim, Avivurahman Al Ghazali, menyebut pelantikan ini hanya permulaan. Tantangan ke depan ada pada pelaksanaan program dan menjaga kepercayaan masyarakat. “Kita wujudkan kesatuan dan persatuan kepemudaan melalui kerja nyata KNPI,” tegasnya.
Struktur organisasi yang baru ini terdiri atas 39 bidang kerja. Dalam rapat kerja perdana, KNPI Kutim akan menyusun program prioritas tiga tahun ke depan.
Dukungan acara ini datang dari sejumlah perusahaan swasta seperti PT KPC, PT PAMA, dan PT Indexim, serta dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Ketua panitia, Kevin Prayogo, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat.
Dengan struktur baru dan dukungan politik serta logistik yang kuat, keberhasilan KNPI Kutim akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga soliditas internal dan menyusun program yang relevan dan dapat dijalankan.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()







