Kukar – Gerakan pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melaju dengan semangat tinggi. Salah satunya melalui akselerasi pembentukan Koperasi Merah Putih, program strategis nasional yang kini tengah digenjot Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kukar sebanyak 237 wilayah ditargetkan harus sudah membentuk Koperasi Merah Putih paling lambat akhir Mei 2025. Target tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama Sekda dan arahan dari Wakil Menteri Koperasi saat pertemuan di Pendopo Gubernur Kaltim. “Total 193 koperasi di desa dan 44 koperasi di kelurahan harus terbentuk. Ini bagian dari program nasional pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia,” jelas Arianto, Senin (26/5/2025).
Setelah pembentukan, tahapan selanjutnya adalah pendampingan pengurusan akta notaris koperasi yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni. Sementara itu, launching nasional secara serentak rencananya akan digelar Juli 2025 oleh Presiden RI.
Kabar baiknya, pemerintah pusat juga telah menyiapkan fasilitas pinjaman modal usaha untuk masing-masing koperasi sebesar Rp3 hingga Rp5 miliar. Ini menjadi peluang besar bagi desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara langsung dan berkelanjutan. “Koperasi Merah Putih tidak hanya jadi formalitas. Ini mesin penggerak ekonomi rakyat desa dan fondasi ekonomi gotong royong,” ujarnya.
Untuk mengawal program ini, Pemkab Kukar membentuk Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Merah Putih, yang terdiri dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bupati bertindak sebagai pembina, Sekda sebagai ketua harian, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM sebagai pelaksana teknis.
OPD lain yang turut terlibat antara lain DPMD, Bappeda, BPKAD, Inspektorat, serta Dinas Pertanian dan Perikanan. Mereka akan bertanggung jawab dalam pendampingan, pengawasan, serta penyusunan kegiatan usaha koperasi di lapangan.
Dengan pendekatan kolaboratif dan terstruktur ini, Pemkab Kukar berharap Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi instrumen nyata dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat yang lebih luas. (Adv)
![]()







