BONTANG – Bontang City Carnival (BCC) 2026 dipastikan kembali digelar pada Oktober mendatang. Tak sekadar agenda rutin, event ini mulai didorong menjadi ikon wisata Kota Bontang.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menilai momentum Oktober jadi waktu paling tepat. Selain berdekatan dengan hari jadi kota, antusiasme masyarakat juga selalu tinggi.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan BCC punya potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
“Kalau bertepatan dengan ulang tahun kota, tentu gaungnya lebih besar,” ujarnya.
Selama ini, BCC selalu ramai. Ribuan warga memadati jalur utama setiap pelaksanaan. Peserta pun datang dari berbagai unsur, mulai pelajar, OPD hingga paguyuban.
Melihat itu, Disdikbud tak ingin BCC hanya berhenti sebagai pawai tahunan.
Tahun ini, arah pengembangan mulai dipertegas. BCC didorong menjadi event yang punya daya tarik lebih luas, bahkan berpotensi menarik perhatian dari luar daerah.
Sejumlah pembenahan juga mulai disiapkan. Mulai dari konsep acara, kualitas penampilan peserta, hingga pengemasan kegiatan agar lebih profesional.
“Potensinya besar. Tinggal bagaimana kita kelola lebih maksimal,” katanya.
Dengan konsep yang lebih matang, BCC diharapkan tak hanya jadi hiburan, tetapi juga identitas budaya sekaligus magnet wisata Kota Bontang.
“Harapannya bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.(adv)
![]()







