Potretkata, Bontang – Kasus penyakit jantung yang terdeteksi di RSUD Taman Husada Bontang kian meningkat, seiring dengan kesadaran masyarakat yang mulai rutin memeriksakan kesehatannya. Hampir setiap hari, rumah sakit menerima pasien dengan keluhan terkait jantung, mulai dari hipertensi hingga serangan jantung.
dr. Suhardi, Sp.JP, spesialis jantung RSUD Taman Husada, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pasien ini bukan semata-mata karena kasus penyakit jantung bertambah, melainkan karena warga Bontang kini lebih peduli terhadap kondisi tubuh mereka.
“Banyak pasien datang meski tidak ada keluhan, mereka ingin tahu apakah ada masalah jantung atau tidak. Ini kemajuan besar karena dulu, banyak orang enggan memeriksakan diri,” ujar dr. Suhardi, Rabu (5/3/2025).
Ia menambahkan, peningkatan deteksi juga dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas medis di RSUD Taman Husada. Kini, rumah sakit memiliki EKG, treadmill test, CT scan jantung, dan alat kateterisasi. Alat-alat ini memungkinkan diagnosa penyakit jantung dilakukan lebih cepat dan akurat.
“Dulu, mungkin ada penderita jantung yang tidak terdeteksi karena alatnya belum memadai. Sekarang, fasilitas sudah lengkap, jadi banyak kasus yang terungkap lebih awal,” imbuhnya.
Penyakit jantung koroner, misalnya, sering kali berkembang perlahan — dimulai dari penyempitan pembuluh darah hingga menjadi penyumbatan total yang memicu serangan jantung. Gejalanya bisa berupa nyeri dada, sesak napas, dan detak jantung tak beraturan.
RSUD Taman Husada mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi, agar melakukan pemeriksaan jantung secara berkala.
“Kami harap masyarakat makin sadar bahwa deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa. Jangan tunggu gejala berat, segera periksa jika ada riwayat penyakit yang berkaitan,” tutup dr. Suhardi. (Adv/Ira)
![]()







