Potretkata.co,Bontang – Penerapan Work From Home (WFH) di Bontang diarahkan untuk mempercepat digitalisasi birokrasi. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi menuju sistem kerja berbasis teknologi.
Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, menyebutkan bahwa WFH mendorong pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). ASN dituntut bekerja secara digital dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, digitalisasi akan mempercepat proses layanan dan administrasi. Masyarakat dapat merasakan manfaat layanan yang lebih cepat dan efisien.
Selain itu, kebijakan ini juga berdampak pada efisiensi penggunaan sumber daya. Konsumsi listrik, air, dan bahan bakar dapat ditekan secara signifikan.
Ia bilang, berkurangnya mobilitas ASN juga menurunkan tingkat polusi. Hal ini menjadi dampak positif yang dirasakan secara luas.
“Kebijakan ini juga mendorong budaya kerja berbasis output. ASN dinilai dari hasil kerja, bukan sekadar kehadiran,” ucapnya, Selasa (7/4/2026).
Pemkot Bontang juga menyiapkan sistem untuk menjaga kontinuitas layanan. WFH tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan berbagai manfaat tersebut, WFH menjadi bagian penting reformasi birokrasi. Bontang bergerak menuju sistem kerja yang lebih modern dan efisien,” tutupnya. (Rae)
![]()







