Potretkata.co, BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memanfaatkan kunjungan lapangan di Kelurahan Bontang Lestari, untuk berdialog langsung dengan warga. Langkah ini dilakukan guna menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Saat kegiatan dialog berlangsung, Neni menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bontang, untuk memberikan pendampingan psikologis serta pemulihan secara intensif bagi warga yang membutuhkan.
“Upaya ini dinilai penting untuk memastikan kondisi sosial masyarakat tetap terjaga, khususnya bagi kelompok rentan,” ucapnya.
Untuk di sektor pendidikan, Neni kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak. Ia menyebutkan bahwa berbagai fasilitas penunjang telah disediakan secara gratis, mulai dari seragam, sepatu, tas, hingga buku.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama dalam mengawasi penggunaan gawai serta membangun kebiasaan positif di rumah.
“Anak-anak jangan hanya dibiarkan bermain gawai. Orang tua harus aktif mendampingi, mendorong mereka untuk belajar, membaca, dan mengaji di rumah,” ujarnya.
Selain itu, Neni turut menekankan akan peran strategis aparatur wilayah, sebagai garda terdepan dalam memantau kondisi sosial masyarakat. Seperti lurah dan perangkat wilayah harus menjadi mata dan telinga pemerintah.
“Pastikan setiap persoalan sosial di lingkungan masing-masing terpantau dan segera dikoordinasikan, agar mendapat penanganan yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Bontang berharap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
![]()







