Bontang – Pemerintah Kota Bontang terus mendorong upaya terciptanya ruang publik yang nyaman dan aman bagi warganya, salah satunya melalui pemeliharaan dan pengelolaan trotoar.
Trotoar yang telah dirancang untuk pejalan kaki ini menjadi salah satu fasilitas penting, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman di tempat yang seharusnya.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga fasilitas publik ini. Menurutnya, kebersihan, kerapian, dan keindahan trotoar tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga setiap individu yang menggunakannya.
“Trotoar yang nyaman dimulai dari kita sendiri. Hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak fasilitas, dan menjaga kebersihan sekitar dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan,” ujar Neni, Senin (6/4/2026)
Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga fasilitas umum agar tetap fungsional dan estetis. Trotoar yang bersih dan terawat, akan memberikan manfaat langsung bagi pejalan kaki, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman.
Selain itu, Neni turut mengajak masyarakat untuk menjadikan trotoar bukan sekadar jalur pejalan kaki saja, tetapi juga sebagai cerminan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Dengan kesadaran bersama, trotoar yang nyaman dan tertata rapi dapat mendukung terciptanya kota yang lebih hijau, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga,” ungkapnya.
Sehingga Pemkot Bontang berencana mengadakan program edukasi dan kampanye rutin terkait pemeliharaan fasilitas publik, termasuk trotoar, agar budaya peduli lingkungan dapat terus tertanam di tengah masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga trotoar, karena kenyamanan dan keamanan kota ini dimulai dari kepedulian setiap warganya,” tutupnya.
![]()







