BONTANG – SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang terus memperkuat kualitas pendidikan non-formal. Salah satunya melalui pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang kini berbasis digital menggunakan laboratorium komputer mandiri.
Langkah ini menegaskan bahwa proses evaluasi di SKB Bontang telah mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Warga belajar Paket A, B, dan C tidak lagi mengikuti ujian secara konvensional, melainkan melalui sistem komputerisasi yang terintegrasi.
Plt Kepala SKB Bontang, Hairul Saleh, mengatakan penggunaan lab komputer menjadi bentuk komitmen menghadirkan ujian yang transparan dan akuntabel.
“Kami sudah memiliki fasilitas lab komputer sendiri yang memadai. Pelaksanaan TKA maupun ujian akhir dilakukan secara mandiri dan digital. Ini menunjukkan sekolah paket di Bontang sudah sangat modern,” ujarnya.
Menurutnya, sistem berbasis digital juga mampu meminimalisir potensi kecurangan serta mempercepat proses pengolahan hasil ujian.
Selain itu, digitalisasi ujian turut membekali warga belajar dengan kemampuan teknologi informasi. Hal ini dinilai penting sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun saat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Dengan standar ujian yang setara sekolah formal, SKB memastikan kualitas lulusan tetap terjaga.
“Kami pastikan setiap warga belajar yang lulus memiliki kompetensi akademik yang teruji dan diakui secara nasional,” pungkasnya. (Adv)
![]()







