Potretkata, Bontang – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan gawat darurat, RSUD Taman Husada Bontang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi tenaga medis yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Setiap petugas diwajibkan memiliki sertifikasi kegawatdaruratan yang diperbarui secara berkala untuk memastikan mereka selalu siap menghadapi berbagai kondisi darurat.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, dr. Tri Ratna Paramita, menjelaskan bahwa pelatihan tenaga medis menjadi bagian dari standar pelayanan yang diterapkan rumah sakit.
“Setiap petugas IGD harus terlatih dengan baik dalam menangani kegawatdaruratan. Kami mengambil dasar dari Standar Pelayanan Minimal Kesehatan (SPMK) dan terus memantau sertifikasi yang dimiliki tenaga medis kami,” ujarnya, Rabu (21/2/2025).
Pelatihan yang diberikan meliputi berbagai aspek kegawatdaruratan, seperti Advanced Cardiac Life Support (ACLS) untuk dokter serta pelatihan lainnya bagi tenaga medis lainnya.
“Sertifikasi ini memiliki masa berlaku tertentu, biasanya tiga hingga empat tahun. Jika masa berlakunya habis, kami akan mengirimkan mereka untuk pelatihan ulang agar kompetensinya tetap terjaga,” jelasnya.
Selain aspek kompetensi, dr. Tri Ratna juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung layanan gawat darurat. Saat ini, RSUD Taman Husada telah memiliki peralatan yang cukup untuk menangani berbagai kondisi darurat.
“Kami memastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan,” katanya.
Namun, ia mengakui bahwa tantangan utama yang masih dihadapi adalah kapasitas ruang IGD yang terbatas. Dengan hanya 16 hingga 17 tempat tidur yang tersedia, lonjakan pasien pada waktu tertentu bisa membuat ruang IGD terasa sesak.
Meskipun menghadapi kendala ruang, RSUD Taman Husada tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dengan mengoptimalkan sistem triase.
“Kami memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratannya agar mereka yang membutuhkan pertolongan segera bisa ditangani lebih cepat,” tuturnya.
Pun pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan menyiapkan berbagai strategi, termasuk mencari solusi untuk memperluas kapasitas ruang IGD. Dengan upaya ini, RSUD Taman Husada optimistis dapat terus meningkatkan mutu layanan, memastikan setiap pasien gawat darurat mendapatkan penanganan cepat, tepat, dan profesional. (Adv/Ira)
![]()







