BENGALON — Warga Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, sebentar lagi bisa menikmati layanan air bersih setelah diresmikannya Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDes) oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Fasilitas dengan kapasitas 150 kubik ini ditargetkan melayani sekitar 400 kepala keluarga.
Peresmian dilakukan bertepatan dengan kunjungan Ardiansyah ke Festival Tanjung Bahari. Ia menegaskan, penyediaan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah desa dengan dukungan PDAM Tirta Tuah Benua (TTB).
“Harapan saya, SPAMDes ini benar-benar memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses air bersih. Pemerintah desa dan PDAM harus terus berkolaborasi demi kepentingan bersama,” kata Ardiansyah.
Kepala Desa Muara Bengalon, Muhammad Yusuf, menjelaskan pembangunan SPAMDes dilakukan menggunakan dana desa dengan memanfaatkan sumber air tanah di wilayah setempat. Ia mengakui masih ada tantangan teknis, terutama distribusi air yang baru menjangkau sekitar 300 meter dari pusat instalasi.
“Kami sudah menyelesaikan pembangunan tahap awal, tetapi jaringan distribusi masih perlu diperluas agar seluruh warga bisa terlayani,” ungkapnya.
Direktur PDAM TTB, Suparjan, menambahkan pihaknya akan segera melakukan pengambilan sampel dan uji kualitas air sebelum disalurkan ke rumah warga. “Kami akan lakukan uji kelayakan air terlebih dahulu. Untuk saluran distribusi, PDAM siap membantu agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Kolaborasi antara pemerintah desa, PDAM, dan Pemkab Kutim diharapkan mempercepat operasional penuh SPAMDes ini. Dengan tersedianya layanan air bersih yang layak, kesejahteraan masyarakat Muara Bengalon dipastikan meningkat, terutama dalam aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan.* (ADV/ProkopimKutim/PK)
![]()






