BONTANG – Komitmen membentuk karakter religius seluruh siswa terus diperkuat SMP Negeri 5 Bontang melalui program pembiasaan ibadah harian yang terintegrasi dalam aktivitas sekolah.
Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin, mengatakan sekolah menerapkan pendekatan berbeda sesuai agama siswa. Bagi siswa Muslim, pembelajaran Al-Qur’an dilakukan menggunakan metode Ummi, sementara siswa non-Islam mengikuti pendalaman Alkitab.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan peningkatan keimanan siswa,” ujarnya, Jumat (18/4/2026).
Selain itu, sekolah juga membiasakan siswa melaksanakan salat duha serta salat zuhur berjamaah. Kegiatan tersebut tidak hanya menanamkan nilai spiritual, tetapi juga melatih kedisiplinan dan manajemen waktu.
Setiap Jumat, kegiatan tadarus bersama turut menjadi agenda rutin yang memperkuat suasana religius di lingkungan sekolah.
Muhiddin menambahkan, pembiasaan ini selaras dengan penguatan profil pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Kami ingin nilai religius menjadi budaya yang melekat pada siswa,” tegasnya.
Kegiatan ini dilaksanakan pagi hari, tepatnya sebelumnya pelajaran dimulai. Namun kegiatan ini dilakukan dua Minggu sekali bergantian dengan kegiatan Jum’at bersih.(adv)
![]()







