SANGATTA – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto tetap menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim), meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Ia bahkan disebut sempat mendapatkan perawatan medis berupa infus sebelum berangkat menghadiri kegiatan di Bukit Pelangi.
Kak Seto hadir sebagai narasumber utama Talkshow “Sekolah Seru Mimpiku Melaju #AmandiSekolah” yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi. Kehadirannya mendapat apresiasi dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Ardiansyah menyampaikan rasa hormat terhadap komitmen Kak Seto yang tetap datang langsung menyapa anak-anak dan masyarakat meski kondisi kesehatan belum sepenuhnya pulih.
“Kami sangat berterima kasih dan menaruh rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Kak Seto. Walaupun kabar terakhir beliau sempat diinfus, semangat dan kecintaannya pada anak-anak membuat beliau tetap menyempatkan hadir langsung di Bukit Pelangi ini,” ungkap Bupati Ardiansyah yang disambut tepuk tangan riuh ratusan peserta.
Menurut Ardiansyah, keteladanan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah, pendidik, dan orang tua untuk terus memperjuangkan hak serta perlindungan anak.
Dalam talkshow, Kak Seto bersama Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak (SRA), Baharuddin, membahas pentingnya menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan anak di tengah perkembangan zaman.
Kak Seto juga menekankan pentingnya mengembalikan dunia anak sesuai dengan usia mereka. Menurutnya, anak membutuhkan ruang ekspresi yang ramah dan tidak dipenuhi tekanan.
“Mendidik anak tidak bisa dengan kekerasan atau kalimat yang menakut-nakuti. Anak-anak membutuhkan senyuman, dengarkan suara mereka, dan ciptakan suasana belajar yang menyenangkan (homey dan friendly). Sekolah dan rumah harus menjadi tempat yang paling merindukan bagi anak,” ujar Kak Seto dengan senyum khasnya.
Ia turut mengapresiasi sejumlah kebijakan Pemkab Kutim, termasuk Wajib Belajar 13 Tahun, pembebasan biaya perlengkapan sekolah, dan rencana RTH ramah anak di setiap kecamatan.(adv)
![]()







