BONTANG – Peringatan Hari Kartini di SDN 001 Bontang Selatan berlangsung semarak dan penuh makna, Jumat (24/4/2026). Mengusung tema “Kartini Muda Berprestasi untuk Indonesia Maju,” kegiatan ini tidak hanya menonjolkan nuansa budaya, tetapi juga mendorong kreativitas serta kemampuan literasi siswa.
Sejak pagi, suasana sekolah sudah dipenuhi warna-warni busana tradisional. Para siswa dan guru tampil kompak mengenakan batik, kebaya, hingga pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, menciptakan atmosfer kental akan keberagaman budaya nusantara.
Kegiatan digelar setelah pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan diikuti seluruh warga sekolah. Berbagai lomba edukatif hingga pentas seni menjadi bagian dari rangkaian acara yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, menegaskan bahwa peringatan ini dirancang lebih dari sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan pemikiran dan perjuangan Raden Ajeng Kartini kepada siswa sejak dini.
“Melalui lomba dan kegiatan yang ada, siswa diajak memahami sejarah serta nilai perjuangan Kartini, khususnya dalam memperjuangkan pendidikan bagi perempuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan ini juga menjadi strategi sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa secara menyenangkan dan kontekstual.
Berbagai perlombaan telah dilaksanakan sesuai jenjang kelas. Siswa kelas 1 mengikuti lomba mewarnai, sementara kelas 2 menyusun puzzle bertema Kartini. Untuk kelas 3, siswa menulis surat kepada Kartini, sedangkan kelas 4 membuat puisi yang nantinya akan dibukukan sebagai koleksi perpustakaan sekolah.
Sementara itu, siswa kelas 5 dan 6 ditantang membuat video kreatif bertema Kartini dengan konsep bebas, guna melatih kemampuan berpikir kritis dan kreativitas digital.
Puncak acara diisi dengan beragam penampilan siswa, mulai dari pembacaan puisi terbaik, pertunjukan ekstrakurikuler karate, hingga tarian daerah seperti tari Dayak dan penampilan dance bertema kebersamaan.
Tak kalah menarik, parade busana adat dan kebaya yang diikuti para siswa menjadi simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Sebagai penutup, pihak sekolah memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba. Apresiasi ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitas mereka ke depannya.(adv)
![]()







