Senin, 14 September 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Advertorial DPRD Samarinda

Samarinda Dapat Predikat Kota Layak Anak, Tapi Pernikahan Dini Masih Marak

Reading Time: 2 mins read
A A
25 Juni 2025

Samarinda — Predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Samarinda dinilai belum mencerminkan kenyataan di lapangan. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti bahwa label tersebut belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak, terutama yang tinggal di kawasan pinggiran.

“Label Kota Layak Anak jangan hanya jadi pajangan. Tapi harus benar-benar dirasakan oleh anak-anak, apalagi di kampung-kampung,” kata Puji saat dikonfirmasi, (24/6/2024).

Puji menyoroti persoalan serius yang masih luput dari perhatian, yaitu praktik pernikahan dini. Ia menyebut, pernikahan usia anak yang difasilitasi oleh penghulu ilegal merupakan bentuk pelanggaran berat terhadap hak anak.

“Kalau sudah dinikahkan muda, bagaimana mungkin kita bicara soal wajib belajar 12 tahun?” ujarnya.

Menurutnya, banyak anak di Samarinda yang terpaksa berhenti sekolah karena sudah dinikahkan saat masih remaja. Fenomena ini terjadi diam-diam dan jarang tersentuh pengawasan pemerintah.

Puji juga mengkritik program-program Kota Layak Anak yang dinilainya masih bersifat simbolik. Ia menilai, penyediaan taman bermain atau ruang ramah anak di pusat kota saja belum cukup jika anak-anak di wilayah lain masih bekerja di jalanan, menikah muda, atau tak bisa mengakses pendidikan.

“Kita tidak bisa mengklaim layak anak kalau di satu sisi anak-anak masih bekerja, dinikahkan, atau tidak punya akses pendidikan yang memadai,” ujarnya.

Ia pun menegaskan pentingnya tindakan hukum terhadap praktik pernikahan dini, terutama yang melibatkan penghulu liar. Tanpa penegakan hukum, praktik ini disebut akan terus berulang dan makin sulit ditelusuri.

Lebih jauh, Puji menekankan bahwa pembangunan kota ramah anak harus melibatkan banyak sektor. Tak bisa hanya dibebankan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) saja.

“Harus ada keterlibatan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, bahkan aparat penegak hukum. Semua harus ikut serta,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengapresiasi beberapa inisiatif pemerintah seperti Kartu Identitas Anak (KIA), program internet sehat, dan penyediaan ruang ramah anak di fasilitas umum. Hanya saja, Puji menilai distribusi program-program tersebut masih belum merata.

“Kita tidak bisa puas hanya karena ada program. Kita harus memastikan anak-anak di semua sudut kota terlindungi dan mendapat haknya,” ucapnya.

Puji mengakhiri dengan pesan yang tegas: membangun Kota Layak Anak bukan sekadar urusan infrastruktur, tapi soal kepedulian bersama. Jika anak-anak terus kehilangan masa kecil mereka, masa depan Samarinda pun ikut terancam.(ADV/DPRDSMR/GB)

Loading

Share160SendShareSend
Tags: DPRD Kota SamarindaSri Puji AstutiWakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda
Leave Comment

Berita Terkait

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

Karhutla Kutim Masih Jadi Perhatian, Kolaborasi Pemerintah dan Warga Diperkuat

247 Arsip Bersejarah DPRD Kutim Disimpan di Lembaga Kearsipan Daerah

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

8 September 2026

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

1 September 2026

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

29 Agustus 2026

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

28 Agustus 2026

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

27 Agustus 2026

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

27 Agustus 2026

Terpopuler

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

Koperasi TKBM Kaliorang Disorot, Forum KRK Tuntut Transparansi dan Evaluasi Pengurus

8 September 2026
Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

Petani Tepian Makmur Kepung PT AWS: “Kami Menolak Dimiskinkan di Tanah Sendiri”

1 September 2026
3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

29 Agustus 2026
Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Reses di BSD, Saeful Rizal Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

28 Agustus 2026
Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

Dua Desa Sudah Terhubung Internet, Pemkab Kutim Lanjutkan Penanganan Daerah Blankspot

27 Agustus 2026
Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

Desa Singa Gembara Raih Piagam dan Dana Pembinaan Usai Jadi Juara Kedua Penurunan Stunting Tingkat Kaltim

27 Agustus 2026

Topik Populer

Adv (320) Agus Haris wakil wali kota Bontang (14) Agus Haris wakil walikota Bontang (12) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (19) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda (8) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Anhar (9) Asn (13) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (16) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (32) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (54) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (14) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (70) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (85) PendidikanBontang (162) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (18) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sdn 009 Bontang Utara (9) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)
Next Post

Ribuan Pelamar Padati Job Fair Samarinda, DPRD Soroti Ketimpangan Kompetensi dan Lowongan

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra